Thursday, July 15, 2010

BUDIDAYA PERIKANAN

BUDIDAYA PERIKANAN


Tips for maximizing Your Google AdSense Revenues

Posted: 15 Jul 2010 06:01 AM PDT


Tips for maximizing Your Google AdSense Revenues
by: Diane Nassy
Despite what you may hear, the Google AdSense program is not for everyone. There are some types of web sites that do poorly no matter how hard the owners try, and there are others that should be doing well but the webmaster simply isn't putting in the effort to make things happen.
Here are some tips to make AdSense work better for you. If you do them all and you're still not having any luck, then you just might be running one of those sites that don't make money

1. Determine if your visitors are "in the mood"

Like I mentioned at the top of this article, some web sites just don't work with pay-per-click programs.
The best performing sites fall into one of these categories:

• Sites where users go and expect to buy something while they are there. E-commerce sites fit the bill here..
• Sites where users go to find specific information on something that they want to buy now. Music and video review sites, vacation information sites, resume building sites, etc. You don't have to actually be selling these types of things; your site can just be a mecca for information pertaining to these things. Then, when the visitor comes to read your content, they are more likely to click on your ads.

• Sites where people who have disposable income and a credit card like to visit. This includes sites with money management, investing and lifestyle content.

• Sites that draw a large amount of new users every day. Free coupon sites and "How to" sites are good examples.
• Sites where people go who expect to read ads. Classified ads and shopping comparison sites fit into this category.

2. Make sure that your visitors don't feel that you just want to grab their money

Give them plenty of relevant and well-written content. If writing isn't your best skill then hire someone to do it for you. Good content brings steady traffic and steady traffic pays the bills.

3. Play by the rules

Google has some very specific Terms of Service (https://www.google.com/adsense/policies) for participating in their AdSense program. Learn those rules and follow them so you don't lose all of your investment by getting shut out.

4. Use the tools that Google gives you

Google gives you tools for determining the best keywords for your site, measuring ad performance, and setting up different ad "channels" for fine-tuning ad results. These guys and girls are the 800 lb. Gorillas in the Pay-Per-Click market. They didn't build these tools just to keep their programmers busy. Take advantage of their knowledge for they are very big and you are not!

5. Tweak, fine-tune and then tweak again

You should never be happy with your AdSense performance. If it's good, then you need to make it great. If it's great then you need to make it amazing. If it's amazing then you need to take it to the UPS club. The UPS club? Google sends all checks over $10,000 per month to the webmaster via UPS overnight delivery. Now there's a club that I wouldn't mind belonging to.

6. Get more traffic

No matter how much traffic you have, you need more. More eyeballs translate to more clicks. Even if you're only pulling a 2% click-through. That's a lot of clicks when you have thousands of visitors each day.

7. Experiment with new keywords

New keywords can bring new ads and new eyeballs along with it. Set up some new pages on your site and experiment with different content. Once you get something that's working then refer back to Tip # 5.

You can see results in near real time when you use Google's AdWords. Don't be afraid to be different. If something that everyone else is doing doesn't work for you, then invent something that does work and get it on your site.

About the author:
Diane provides marketing and internet profit tips.
For more Google AdSense tips, visit http://www.adsense.deeljeabiz.com
Email : deeljeabiz@gmail.com


Circulated by Article Emporium

Fadel Harus Mampu Ubah Kualitas Nelayan

Posted: 14 Jul 2010 09:32 AM PDT


Fadel Harus Mampu Ubah Kualitas Nelayan



JAKARTA - Potensi dan kekayaan ikan di perairan Maluku harus menjadi andalan masyarakat setempat meningkatkan kesejahteraan mereka. Maluku segera ditetapkan menjadi Lumbung Ikan Nasional oleh Presiden RI Yudhoyono per 3 Agustus mendatang, bersamaan dengan berakhirnya pergelaran "Sail Banda 2010".

"Komitmen pemerintah adalah menaikan produksi perikanan, tapi harus berdampak terhadap peningkatan kualitas hidup nelayan. Di Maluku juga harus demikian, begitu kawasan itu ditetapkan jadi Lumbung Ikan Nasional," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad kepada Investor Daily di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Fadel, sejalan dengan target peningkatan produksi, KKP juga memastikan peningkatan pendapatan nelayan. Pendapatan nelayan kini bervariasi dan berada di kisaran Rp 900 ribu hingga Rp 1,6 juta per orang per bulan.

Jumlah pendapatan tersebut dinilai masih sangat minim dibanding dengan pendapat di sektor lain. Kini, terdapat 4 juta nelayan miskin yang masih bersandar kehidupan mereka di laut "Pendapatan nelayan Rp 1, 6 juta itu adalah pendapatan tertinggi nelayan Gorontalo. Jadi, harus ada korelasi antara upaya peningkatan produksi dengan peningkatan pendapatan nelayan. Nelayan harus menjadi tujuan akhir upaya pemerintah," kata Fadel.

Dalam lima tahun ke depan Fadel mengupayakan peningkatan pendapatan nelayan 100% hingga 200% dari sekarang. Sementara itu, di Jakarta, kemarin seperti dikutip Antara, Pengamat kelautan dan perikanan asal Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria mengingatkan pemerintah agar menyertakan masyarakat dalam pengelolaan perairan Maluku sebagai lumbung ikan nasional.

"Penetapan Maluku sebagai lumbungikan.nasional dengan tujuan membuka pintu investasi di Kawasan Timur Indonesia jangan sampai hanya menjadi peluang bagi pengusaha-pengusaha bermodal besar saja," kata Arif.

Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu mengatakan, penetapan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional didukung tiga kawasan perairan yakni laut Banda, laut Maluku, dan laut Arafura.

"Maluku sudah ditakdirkan berada di tiga fishing ground, dan mengkon-tribusl 50% produk ikan jenis eknoiis di Indonesia," kata Karel di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Karel, selama lebih dar 30 tahun Maluku terbukti menjadi penyumbang utama udang, ikan dasar, dan cakalang. Karena itu ketiga perairan yakni Banda, Maluku, dan Ara-furu layak dinamakan Golden Fishing Grounds. Provinsi Maluku sendiri layak menyandang status Lumbung Ikan Nasional.

Karel Albert menambahkan, pengembangan Maluku sebagai lumbung ikan nasional tetap menyatu dalam konsep pengembangan kawasan minapolitanoleh KKP. Sinerjisitas tersebut, lanjut Karel, untuk memastikan produksi perikanan tangkap dan perikanan budidaya dari kawasan Maluku bisa meningkat

Selain itu, di sisi hilirnya pengembangan minapolitan di kawasan lumbung ikan nasional ini bisa pula meningkatkan nilai tambah karena ikan tidak lagi diekspor mentah tetapi sudah dikelolah.

"Dikelolah menjadi culture-based fisheries, dan pengolahan dan pemasaran pun bisa ditingkatkan. Minapolitan di Maluku harus bisa menyejahterakan masyarakat pesisir," kata KareL

Deklarasi Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional, kata Karel, akan dilakukan Presiden SBY pada puncak Sail Banda 2010 di Ambon, Agustus mendatang. Pada deklarasitersebut akan hadir seluruh nelayan dari provinsi Maluku, sekaligus digelar ekspose hidangan ikan seluruh Nusantara.

Libatkan Masyarakat

Menurut Arif Satria, pemerintah harus mendahulukan masyarakat lokal dan pemodal kecil untuk ikut mengelola wisata bahari yang diyakini berkembang pascapelaksanaan "Sail Banda 2010".

"Masyarakat pesisir dan lokal harus bisa menikmati keuntungan dari berkembangnya wisata bahari di Maluku dan sekitarnya," kata Arif, yang juga dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB tersebut

Jika dilihat dari segi infrastruktur, geografis Maluku yang sering disebut 1.000 pulau harus mendapatkan perhatian besar dari pemerintah.

"Pemerintah harus menjamin kelancaran tansportasi, baik transportasi udara, darat maupun laut" katanya.

Pemerintah, lanjutnya, harus menyediakan dana awal yang cukup besar untuk membuka pintu wilayah timur tersebut agar tersentuh oleh investor.

Data KKP menyebut, laut Maluku sendiri memiliki potensi ikan sangat besar yang mencapai 1,64 juta ton per tahun, meliputi ikan pelagis 261,49 ribu ton, pelagis kecil 980,1 ribu ton, de-mersal 295,5 ribu ton, ikan karang 47,7 ribu ton, udang 44 ribu ton, lobster 0,8 ribu ton, dan cumi-cumi 10,57 ribu ton.

Di seluruh dunia, kini hanya terdapat 3% sumberdaya ikan dunia yang masih kurang dieksploitasi (under-expolited) dan 20% yang sudah dieksploitasi secara moderat (moderrately exploited). Dengan demikian, total habitatnya terdapat 23% sumber daya per-ikanan dunia yang masih dapat diandalkan untuk peningkatan produksi. Selebihnya yaitu sekitar 70% sudah mengalami over-exploited dan de-pleted. (jjr)



Sumber : Investor Daily 14 Juli 2010,hal.13

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.